Teknologi untuk Menghindari Pencurian

27 Januari 2008

100_0659.jpgPernah suatu ketika saya memiliki angan-angan mungkinkah dimasa yang akan datang rumah/kantor dapat memberitahu pemiliknya apabila terjadi pencurian? Ternyata bisa. Bagaimanakah caranya? Dengan menggunakan sistem alarm elektronik. Pada kesempatan ini saya bisa cerita bahwa saya pernah mereview produk alarm merk BOSCH. Produk tersebut terdiri dari tiga bagian yaitu sensor, prosesor dan keypad. Sensor akan diletakkan di tempat tempat yang hendak dilindungi, prosesor merupakan alat yang dapat mengatur manajemen alarm tersebut, serta keypad yang digunakan untuk berinteraksi dengan sistem alarm tersebut. Bagaimanakah cara kerjanya? Alarm tersebut apabila diaktifkan maka akan selalu memeriksa perubahan kondisi seluruh sensor. Apabila terjadi perubahan kondisi maka alarm akan mengartikan ada pendobrakan terhadap security sehingga dia akan membunyikan dan menyalakan tanda bahaya. Apabila kita kehendaki, alarm tersebut juga akan memberitahukan kepada kita bahwa rumah/kantor sedang dalam “bahaya” melalui nomor telpon yang kita programkan kedalam prosesor. Secara singkat fiturnya dapat saya rinci sebagai berikut:

100_0664.jpg100_0661.jpg

  1. Dapat diprogram untuk dua kondisi (luar rumah dan dalam rumah)
  2. Dapat menghubungi dua nomor telpon yang diprogramkan
  3. Power supply berubah ke batere secara otomatis apabila listrik padam
  4. Sensor dapat dikelompokkan dalam delapan zona (area deteksi)
  5. Dapat dihubungkan dengan sensor magnet, gerak, kaca pecah, air dsb.
  6. Pemrograman penggunaan fleksibel

Pertanyaan berikutnya, apakah alat ini sudah dijual untuk umum? Ya, untuk memperoleh informasi mengenai harga dan brosur lebih detil anda bisa mengirimkan email ke info@dsistem.co.id


Komputer, Next Generation

3 Januari 2008

UMPCBeberapa waktu yang lalu di dunia komputer portable muncul istilah tablet PC. Tablet PC, komputer dengan layar 10 inch kira-kira dan selain punya input device keyboard juga memiliki layar sentuh. Sewaktu teknologi ini masuk Indonesia, saya begitu terkagum kagum dan menginginkannya.. kok ada ya komputer begitu kecil..

Sekarang. Komputer portable (terkenal dengan nama Laptop) begitu banyak yang menggunakannya. Di kampus di koridor-koridor banyak mahasiswa yang sudah membawa laptop. Prosesor i 586, memory yang besar layar rata-rata 14 inch dan Wifi memberi kekuatan proses pada komputer laptop

Besok.. UMPC Ultra Mobile Personal Computer… merupakan komputer dengan layar sentuh, keyboard dan besarnya tidak lebih dari telapak tangan.. di dalam komputer ini juga sudah build in Bluetooth, Wifi, Card reader, koneksi 3G, dan kemampuan VOIP. Dengan komputer semacam ini dukungan  bagi orang-orang yang butuh ditemani komputer sepanjang hari menjadi lebih baik.. Jadi bagaimana kita lebih mengoptimalkan teknologi ini? 


Diproteksi: Pertanyaan Film

26 November 2007

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:


Bagaimana memperkuat sinyal koneksi 3G

16 November 2007

100_1039.jpgBeberapa waktu yang lalu saya memutuskan menggunakan koneksi 3G. Setelah saya mencoba dengan modem Hua Wei E-220 ternyata memang cepat sekali. Bahkan bagi saya sebagai orang yang sudah sering menggunakan berbagai koneksi internet, masih merasa koneksi itu luar biasa. Dari tempat saya bekerja kira-kira 2 km dari BTS. Masalah kemudian muncul ketika saya harus bekerja di rumah.. Rumah saya berada di pinggiran kota, (kata seorang teman lokasi saya merupakan area kritis untuk koneksi 3G). Di rumah saya kalau cuaca cerah sinyal satu strip, kalau cuaca hujan.. langsung putus. Karena pekerjaan menuntut untuk selalu konek dengan internet maka saya mulai mencari akal bagaimana caranya supaya sinyal tersebut dapat diperkuat. Akhirnya saya menemukan artikel tentang Wajanbolik atau Pancibolik di RT/RW net. Dari situ saya mencoba untuk membuat sendiri antena wajanbolik tersebut. Adapun bahan bahan yang dibutuhkan adalah:
1. Wajan ukuran diameter 30 Cm (kalau lebih besar katanya lebih baik)
2. Potongan pipa pralon ukuran diameter 10 cm dengan panjang kira2 25 cm
3. Modem HSDPA
4. USB extender (supaya USB HSDPA bisa konek dengan komputer dengan jarak lebih dari 5 meter)
5. Besi L
6. 3 buah Sekrup ukuran 6
7. Pipa untuk melekatkan antenna
8. Tutup pipa pralon (menyesuaikan dengan diameter pipa)
9. Aluminium foil

Bahan bahan tersebut dirakit menjadi seperti ini (lihat gambar)

100_1041.jpg
untuk menentukan batas aluminium foil pada pipa digunakan rumus sebagai berikut

f=D^2/(16*d)

dimana

D= diameter panci (dalam meter)

d= jarak dari tengah panci ke pinggir (kedalaman panci)

f= fokus = batas aluminium foil

Setelah mengimplementasikan hasil penghitungan tersebut dan merakit bahan-bahan diatas, perasaan berdebar muncul ketika akan mencoba antenna tersebut. Setelah USB dimasukkan, dan modem ditempatkan di dalam pipa dan semua koneksi disambungkan. Software manajemen dipanggil, dan ternyata It’s works.. dari yang byar pet waktu hujan. sekarang bisa on terus dan proses cari sinyalnya tidak usah menunggu lama.


Kegagalan Sistem Informasi = Program Aplikasi Jelek?

25 Oktober 2007

Banyak diantara kita menganggap menerapkan sistem informasi sama dengan membuat program aplikasi dan kemudian memasang program terebut dan masalah sistem menjadi selesai.. Apakah memang demikian? Tentu saja tidak. Program komputer pada dasanya adalah tools/alat saja. Sedangkan sistem informasi memiliki lingkup yang lebih luas. Menurut pakar sistem informasi dari literatur yang saya baca untuk bisa  berjalan dan diterapkan di suatu perusahaan harus  pula disiapkan hal hal yang lain selain program aplikasi tersebut. Ambil contoh: programnya bagus tapi transaksinya tidak pernah dimasukkan dalam komputer maka sistem itu tidak akan berjalan dengan baik, report menjadi kosong atau tidak valid. Transaksi tidak semua dimasukkan dalam komputer kalau dianalisis lebih jauh diakibatkan karena pengendalian intern yang jelek, atau sumber daya manusia yang terbatas. Jadi disini masalahnya seolah olah program aplikasi berbasis komputer yang jelek, akan tetapi sebenarnya masalah yang muncul tersebut diakibatkan karena sumber daya manusia, dan pengedalian intern yang jelek bukan semata mata program aplikasi yang jelek. 


Bluetooth untuk Koneksi Internet

19 Oktober 2007

Bluetooth.. istilah yang tidak asing lagi bagi kita sebagai pengguna selular. Teknologi bluetooth memungkinkan kita untuk melakukan pair (memasangkan) alat sehingga kedua alat tersebut dapat berkomunikasi satu dengan lainnya. Kebanyakan dari kita menggunakan bluetooth hanya untuk tukar menukar foto, video, ringtone, dan kontak. Pertanyaannya adalah apakah hanya itu fungsi bluetooth? Ternyata tidak. Salah satu fungsi yang membantu dan cukup menghemat uang kita adalah bluetooth bisa digunakan sebagai media koneksi internet antara komputer dan HP kita tanpa menggunakan kabel data. Bagaimana Caranya?

Pertama tama kita harus berlangganan koneksi internet kepada provider selular tertentu misal Mobile8, Indosat, Flexy dll. Berikutnya kita harus memastikan bahwa ponsel kita  memiliki internal modem dan Notebook atau Komputer yang kita miliki memiliki fasilitas bluetooth (kalau tidak ada, bisa membeli bluetooth USB donggle). Contoh yang saya gunakan Nokia 2865 dan Notebook Acer. Kemudian di Komputer kita lakukan pairing antara Notebook dengan HP tersebut. Setelah itu pilihlah bluetooth dial up dan masukkan kode dial untuk koneksi internet, username, dan passwordnya.. jadi deh. Selamat berselancar.


Power Point untuk mendukung pembelajaran

19 Oktober 2007

Modul Workshop Powerpoint Lanjut Power point, hampir semua orang pasti tidak asing lagi dengan istilah power point. Ya, suatu tools yang digunakan untuk mempresentasikan ide, materi kuliah, dan presentasi yang lain. Apakah fungsi power point hanya memberikan urutan presentasi dari halaman perhalaman saja? Ternyata tidak. Power point dapat digunakan secara interaktif untuk membuat audience kita lebih berkesan terhadap presentasi yang kita buat. Dengan memasukkan berbagai jenis button dan hyperlink maka presentasi menjadi jauh lebih baik, apalagi kalau digabungkan dengan multimedia… Thanks to Microsoft